* Harga Beli Mencapai 2000 USD
Arthurio Oktavianus, Pontianak
Lukisan arwana berbingkai kayu terpajang di stan balai konservasi sumber daya alam (BKSDA) Pontianak, di pontianak convention centre (PCC), sejak Rabu (7/5) lalu. Pemilik lukisan adalah Zulkifli M S.
Pelukis yang akrab dipanggil Zul, ditemui di galeri lukisannya, jalan Camar nomor 48, Jumat (10/5). Menurutnya, dua dari lima lukisan yang dipajangnya sudah ditawar oleh Joseph Ho, pengunjung dari Hongkong.
Zul mengatakan, Ho sudah menemuinya sejak hari pertama lukisan dipajang. Ho terterik pada lukisan berjudul ‘dinamika arwana’ beraliran ekpresif dekoratif dan ‘geliat arwana’ beraliran impresion.
Karya artistik lain bertema arwana yang dilukis Zul berjudul ‘kelahiran arwana’, ‘pesona arwana X’, dan ‘pesona arwana II’. Pengerjaan lukisan ini dilakukan pada 1995 hingga 2000.
“Harga lukisan dinamika arwana 500 USD dan geliat arwana 2000 USD,” ujarnya.
Lulusan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta ini mengatakan, harga yang ia tawarkan masih dapat dinego lagi.
“Sebenarnya saya enggan mematok harga lukisan,” ujarnya.
Zul terpaksa memberikan harga pada lukisan dalam kurs Dollar Amerika, karena pelaksanaan even dalam lingkup internasional. Sehingga pengunjung yang datang pun tidak hanya dari dalam negeri saja.
Pelukis yang pernah pameran tunggal di Jakarta ini, berkata, bila lukisannya tidak laku dalam even internasional ini, tidak menjadi masalah baginya.
“Semua tergantung pilihan dan apa yang dirasakan pengunjung ketika melihat lukisan itu,” ujarnya.
Stan Dian Ardyka dapat pula menjadi pilihan pengunjung. Ikan arwana berbentuk souvenir yang ditawarkan unik, berasal dari dalam dan luar negeri.
Menurut penjaga stan, Edi, souvenir yang berasal dari luar negeri langsung dipesan ke Hongkong dan Jepang. Selain itu, kerajinan dari Singkawang juga bertengger di meja pajang stan.
Edi berkata, botol dengan gambar timbul ikan arwana berisi white wine (anggur putih), berasal dari Jepang. Botol ini dipajang dengan dudukan terbuat dari kayu keras, yang bertekstur halus.
“Harga per botol Rp 2,250 juta,” ujarnya.
Stan juga menjual ikan arwana hidup. Harga jualnya pun tergantung pada besar-kecil dan
kondisi ikan. Menurut Edi, kisaran harga ikan arwana adalah Rp 2 juta hingga Rp 40 juta.
Barang-barang yang memiliki harga agak murah di stan ini, ujar Edi, adalah cincin dan liontin perak berbentuk arwana.
“Harga cincin Rp 150 ribu dan liontin Rp 175 ribu,” ujarnya.

0 komentar:
Poskan Komentar